100 plans in my life (part 1)

1. Achieve target setiap bulannya di pekerjaan yg sekarang, melebihi dari target yg dietapkan.
2. Memberi manfaat kpd tempat kerja yg sekarang, inshaAllah NPL 0%.
3. PL 1 atau 2 di setiap penilaian KPI
4. Peringkat 20 besar terbaik pada waktu pelantikan bulan Maret 2014.
5. Punya usaha butik muslimah atau salon muslimah, dengan profit per bulan 50 juta, bisa di franchise.
6. Nyicil rumah tipe 54 di graha estetika/grand candi/semeru semarang awal tahun 2015. Amin.
7. Nyicil mobil utk usaha mama, avanza/livina di pertengahan tahun 2014.
8. Nyicil mobil terios utk pribadi, akhir tahun 2014. Amin.
9. Berangkat haji bareng mama, ian, auf paling lambat tahun 2024.
10. Menikah dan berjodoh dengan pria soleh, pekerja keras, sayang keluarga, imam yg baik, pintar, mau menerima kondisiku dan keluargaku dengan lapang dada, selalu membawa kebaikan setiap harinya, begitu pula sebaliknya di bulan September, 2016. Amiin Yaa Rabb.
11. Punya 3 anak yang cerdas, pintar, dan berbakti pada orang tua.
12. Umroh di akhir tahun 2015 sekeluarga.
13. Nyekolahin auf sampai setinggi2nya.
14. Travelling around the world, asia, eropa, US, afrika! Setiap tahun insha Allah harus pergi keluar negeri.
15. Punya franchise butik dan salon di seluruh indonesia.
16. Ambil S2 di manajemen/komunikasi di Undip th 2014 dgn biaya sendiri atau beasiswa.
17. Lulus S2 predikat cumlaude, ipk diatas ipk S1, di bulan september 2016.
18. Ikut les toefl, minimal skor toefl 600! Amiiiiin!
19. Setiap tahun khatam Qur'an, sholat tepat di awal waktu.
20. Aktif di yayasan yg mengelola anak2 yatim piatu.
21. Menjadi pengusaha sukses, istri yg baik, dan ibu teladan buat anak2ku.

Story of my life..

Sometimes i think life is so unfair. Why? Disaat anak2 seusiaku menikmat masa kecilnya dgn kedua orang tua lengkap, merasakan kehangatan seorang ayah, kelembutan seorang ibu, dan tumbuh dengan tatanan hidup yang wajar dimana ayah adl seorang kepala keluarga dan ibu adl pelindung bagi anak2nya, dan disaat aku sebagai anak umur 10 tahun menikmati indahnya masa kecil, semua itu tdk berlaku ketika malam itu aku dibangunkan oleh mama yg menangis dan mengatakan bahwa papa uda ga ada.

Shock! Bingung! Itu yg aku rasakan saat itu. Anak kecil umur 10 tahun yg belum ngerti apa2, dan sehari sebelumnya di janjikan oleh ayah nya sendiri bahwa esok ia akan membelikan putri kecilnya itu boneka barbie sebagai hadiah kenaikan kelas, sekarang harus menerima kenyataan, her dad was passed away. Lucunya, disaat melihat jenasah papa, dengan kebingungan yg masih aku rasakan, kata2 yg keluar dr mulutku hanya "katanya papa janji mau beliin barbie? Knp papa malah pergi?" Sambil menangis, memegang jenasah papa yg terbujur kaku di rumah sakit kala itu, dan sebenarnya masih belum mengerti apa yg harus ia lakukan saat itu.

Since that day, my life's changed. Dunia yg tadinya aku lihat dalam kaca mata anak umur 10 tahun, kini semua berubah menyeramkan, mengecewakan, dan tidak ada yg indah. Terlalu banyak hal yg sebenarnya tidak layak dihadapi oleh anak seusiaku. Dari mulai kehadiran orang baru dlm keluargaku, menerima adik baru, yang mana itu semua tidak bisa aku terima pada saat itu. Aku berfikir bahwa "mama gak sayang papa". But then i realize, i learned a lot from them. Walaupun sampe sekarang aku masih benci dgn "ayah adekku", tp pernah ada yg bilang bahwa kehadiran seseorang dlm hidup kita itu bukan sebuah kebetulan, seburuk apapun mereka, pasti ada hal yg ingin Allah sampaikan kepada hambaNya. Yah, sampe sekarang aku belajar utk ikhlas, belajar memaknai bahwa hidup itu gak selamanya berjalan mulus seperti yg kita inginkan. Bahwa semua yg kita inginkan bukanlah hal yg terbaik utk kita.

Apa yg telah aku lewati secara tidak langsung membentuk kepribadianku menjadi anak yg sedikit tertutup, selektif dlm berteman, tdk suka bercerita banyak ttg hidupku krn aku anggap hidupku memalukan, membosankan, tdk ada sesuatu yg indah yg hrs aku bagikan kpd lingkunganku. Bahkan mungkin teman2ku saat ini bny yg tidak tahu bagaimana cerita kehidupanku, what i've been through, how i deal with it, bagiku tidak penting utk diceritakan. Mungkin hanya bisa dihitung dengan jari siapa saja yg tau persis ttg hidupku. Yah, aku hanya ingin mereka bahagia ketika bersamaku, tanpa perlu tau apa yg sebenarnya saat itu sedang aku lalui. Termasuk dalam hal mencari pasangan. Entah knp, aku merasa lebih selektif, susah utk begitu saja jatuh cinta kpd seorang pria, dan harus berpikir berulang kali ketika ada seseorang yg dekat dgnku. Terlebih hubunganku dgn seseorang 3 th yg lalu sampai saat ini cukup membuatku berpikir berulang kali utk menjalin sebuah komitmen dgn seseorang, krn aku gak mau kembali mengulang kesalahan yg sama.

Entahlah, saat ini aku hny menjalankan hidupku sebagaimana mestinya. Sembari bersyukur atas apa yg saat ini ada di hidupku, orang2 yg tulus sayang denganku, pekerjaanku, lingkunganku, dan keluargaku. Semoga Allah semakin menyayangiku, tidak meninggalkan aku, dan selalu melindungi setiap langkahku. Amin.

Hijab, my right, my choice..

Hari itu, 21 mei 2012, sesaat sebelum ke kampus ada satu hal yang sangat mengganjal di pikiran saya. Sesuatu hal yg selama seminggu itu menjadi pikiran di benak saya, yah tentang berhijab.
Berhijab di usia muda merupakan keputusan besar dlm hidup saya saat itu. Bayangkan, saya lahir dari keluarga yg tdk menuntut sy utk berhijab. Bahkan mama saya saat itu masih belum sempurna berhijab (hingga sekarang -_-) tapi entah kenapa, selama seminggu itu saya selalu terpikir ttg hijab, ttg celotehan tmn2 saya ttg hijab,dan segala sesuatu ttg hijab jadi hal yg sangat menarik bagi saya saat itu. Selama seminggu, saya bertanya ke teman2 saya yg telah berhijab lebih dulu, bagaimana mereka bisa yakin utk berhijab, apa yg membuat mereka sampai skrg ttp berhijab, bagaimana menghadapi ketakutan2 kita saat berhijab. Dan anehnya, keinginan utk berhijab itu sangat kuat menancap di benak saya. Ya, akhirnya dengan mengicap niat "Bismillah" hari itu saya berangkat ke kampus dengan berhijab. Setibanya di kampus, seluruh teman2 saya kaget melihat penampilan saya. Bagaimana tidak kaget, karena saya termasuk salah satu orang yg sebelumnya memiliki prinsip utk tidak berhijab sebelum menikah. Dan anehnya, pertanyaan teman2 ttg niatan saya berhijab saya jawab dengan sangat yakin.

Sita: coba2 ato enggak del?
Me: insha Allah enggak cik.

Jawaban itu  dengan yakin saya ucapkan, dan Alhamdulillah hingga saat ini saya semakin yakin dan jatuh cinta kepada Allah swt. Walaupun tidak munafik, saya juga pernah berada di satu titik yg membuat saya ragu dgn kesiapa saya utk berhijab. Tp lagi2 Allah menunjukkan kuasaNya. Sampe skrg Alhamdulillah dan insha Allah sy semakin gak mau melepas hijab saya.. :')

Sekilas kata..

Pernah merasa bahwa apa yg kamu jalani skrg ini itu bukan hal yg kamu suka? Pernah merasa bahwa cita-cita yg kamu impikan itu salah? Pernah berada di posisi itu? Kalo pernah berarti sekaran kita sedang mengalami hal yg sama. Apa yg kamu rasakan ketika kamu menjalani hal yg tidak kamu sukai? Terpaksa? Bisa jadiii....

Tapi di sisi lain, entahlah, mungkin banyak yg mengatakan bahwa aku tidak berayukur. Tp aku hny merasakan apa yg aku rasa, bahwa jiwaku bukan di tempat ini. Ekspektasiku terlalu jauh melenceng dari yg umumnya orang katakan ttg profesiku. Yg aku jalankan saat ini ya hanya menjalani hari, melihat sejauh mana aku bisa melangkah, aku bisa kuat dengan profesiku.

*curhat dari lubuk hati yg paling dalam*

Arti Hidup

Melihat seorang teman yang dengan mantap memilih untuk menjadi seorang pengajar muda membuatku terkagum-kagum atas ketulusan niatnya untuk membangunnegeri ini. Dan ketika melihat apa yang saat ini aku lakukan, terlintas tanya di benakku, apa yang sudah aku lakukan untuk negeriku? Apa tujuan hidupku? Benarkah apa yang sudah akulakukan saat ini? Kemana hidupmu akan kamu pertangungjawabkan kelak?

Yah, banyak yg bilang hidupku penuh keberuntungan. Bagaimana tidak, lulus kuliah dan kemudian tidak berselang lama aku diterima untuk mengikuti program pendidikan di sebuah bank ternama dinegeri ini. Dan sekarang, penempatan pun aku dapat di daerah jawa, di kota yg sangat dekat dengan kota kelahiranku. Disaat teman2 yg lain berharap mendapatkan penempatan di kota asal, tp ada setitik rasa 'manusia' ku muncul. Aku merasa tidak bersyukur ditempatkan di Semarang. Aku ingin sekali dtempatkan diluar jawa. Tapi entahlah, Allah seperti memberi teka teki kehidupan kepadaku. Seperti sebuah isyarat sebagai anak tertua, aku harus menyelesaikan tanggung jawabku sebagai anak pertama.

Sekilas cerita tentang ia dan cinta...

Seperti anak burung yg belum siap meninggalakan sangkarnya, masih belum siap menghadapi realita kehidupan, belum berani membangun komitmen, dan belum mampu meninggalkan zona nyamannya..
Masih harus tertatih meraih apa yang diinginkan, dan meredam segala ego nya untuk menjadi yang terbaik. Hanya yang ia tahu saat ini adalah bagaimana caranya mehjalani hidup yang ia miliki sekarang. Menjaganya sebaik mungkin dan tidak menyakiti siapapun yang ada di dekatnya..
Yang ia pedulikan saat ini adalah lingkungan yang baik terhadapnya, ia tidak peduli atau bahkan terlalu sibuk dan tidak punya waktu untuk memperdulikan mereka yang tidak bersikap adil kepadanya..
Seperti manusia yang lain, sesungguhnya ia memiliki cita2. Memiliki tujuan hidup yg sangat ingin ia raih. Namun dengan segala keterbatasan yg ia miliki, kemudian ia menyalahkan keaadan tersebut tanpa melihat ke dalam dirinya sendiri. Perlahan tapi pasti ia pun semakin terjebak di dalam pikiran sempitnya bahwa kegagalan itu adalah sebab dari keterbatasan yang ia miliki.. sampai akhirnya ia jatuh ke sebuah titik dimana ia tidak dapat berdiri di atas keyakinan dirinya sendiri. Ia mulai ragu, rapuh, dan tidak tahu arah. Ia mencoba bangkit namun hal itu selalu membuatnya semakin rapuh, semakin terluka oleh usahanya sendiri. Dan akhirnya ia pun sadar, ia kehilangan hal terpenting dalam hidupnya, yaitu cinta. Cinta dari orang-orang yang dulu mencintainya dengan tulus saat ini tidak ia dapatkan. Keangkuhannya yang membuatnya kehilangan hal terpenting dalam hidupnya. Angkuh dengan tidak mengakui bahwa sesungguhnya ia adalah manusia biasa yang membutuhkan cinta, hidup dengan keterbatasan dan tidak mampu hidup sendiri. Ia kemudian lupa bahwa cinta dari orang2 terdekatnya lah yang selama ini membuatnya mampu berdiri tegar menghadapi hidup.

Sampai akhirnya datang seseorang yang tepat menyentuh hati nya, membawa nya kembali kepada arti hidup sesungguhnya, mengenalkan ia kembali kepada Tuhan, dan menawarkan ia suatu situasi yang ia rindukan, situasi yang penuh dengan nuansa keindahan, walaupun dibaliknya tersembunyi berjuta kepahitan yang saatinibersembunyi dibalik kata Cinta. Apakah kemudian ia akan kembali mengenal dan membawa cinta itu selamanya di hatinya? Entahlah, hanya Tuhan yang tau apa yang akan terjadi kepadanya esok..

-180813-

Coz I love you - Agnes Monica :')
Canda tawa, tangisanmu, air mataku
Tak ku sesali
Pelukanmu, amarahmu, pengorbananmu
Takkan ku ganti
Semua yang harus kita alami
Membuat kita tuk saling mengerti

Coz I love you, coz I need you
And I want you by my side

Keakuan tak buatmu tuk jadi ragu sayangi aku
(tuk sayangi aku)
Semua yang harus kita alami
Membuat kita tuk saling mengerti

Coz I love you, coz I need you
And I want you to be by my side
I love you, i need you, to be by my side
And i need you, i need you, i want you, i need you

Semua yang harus kita alami
Membuat kita untuk saling mengerti
Coz I love you, coz I need you
And I want you, and i need you
I need you, i need you, i need
(coz i love you) coz i love you
(and i need you, coz i love you)
And i love you and i need you
And i love you (coz i need you)
I love you by my side



uuuuuuuwww, love this songs so MUCH!!
tiba-tiba kepikiran pengen nyanyiin lagu ini waktu wisudaan ntar. Haha. Aminn!
Selain karena penyanyi nya yang emang keren banget ( #NICGarisKeras :D ), liriknya simpel, maknanya dalem bgt, dan universal. Kok universal? Iya donk, gak melulu 'lagu cinta' ditujukkan buat pacar/gebetan/mantan kan yaa? :D
Nah lagu ini itu pas bgt buat ditujukkan ke orang2 yg memang berjasa dlm hidup kita. Orang tua salah satu nya, especially my mom!
Apapun itu, mau bagaimana, dan mau seperti apa baik buruknya, she is my MOM! I love her so much :*
  • Arsip Blog

    Mengenai Saya

    Foto saya
    Lulusan komunikasi yg nyasar ke perbankan. Wanita biasa saja yg belajar tangguh menghadapi kerasnya hidup dari ketiadaan yg membuat sy menjadi tough dan struggle sampai saat ini.

    clickclock

    Pengikut

    chatting

    Name :
    Web URL :
    Message :
    :) :( :D :p :(( :)) :x